Prof Syaparuddin Jadi Pendaftar Pertama Bursa Calon Rektor IAIN Bone 2026–2030
12 Januari 2026
WATAMPONE – Bursa pemilihan Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone periode 2026–2030 resmi bergulir. Sepekan setelah pendaftaran dibuka, Guru Besar bidang Ekonomi Syariah, Prof. Dr. Syaparuddin, S.Ag., M.Si., menjadi pendaftar pertama yang menyerahkan berkas persyaratan secara lengkap kepada panitia penjaringan di Gedung Rektorat, Senin (12/1/2026).
Dalam pemaparannya usai menyerahkan berkas, Prof. Syaparuddin menyatakan komitmennya untuk melanjutkan estafet kepemimpinan dari Rektor saat ini, Prof. Dr. H. Syahabuddin, M.Ag. Meski demikian, ia menekankan akan membawa akselerasi baru, khususnya pada penguatan lanskap akademik.
"Mengenai visi dan misi, saya melanjutkan apa yang telah dikerjakan Rektor saat ini. Namun, ada penekanan lebih pada penguatan lanskap kependidikan di level nasional maupun global. Itu yang akan saya tambahkan," ujar Prof. Syaparuddin.
Ia menegaskan pentingnya mempertahankan capaian-capaian positif yang telah ditorehkan manajemen saat ini sembari melakukan adaptasi terhadap tantangan pendidikan tinggi ke depan.
Ketua Panitia Penjaringan, Husain, S.Sos., M.Si., memberikan apresiasi atas langkah cepat Prof. Syaparuddin. Ia menilai gagasan yang disampaikan meski ringkas namun memiliki substansi yang kuat.
"Meskipun penyampaiannya simpel, saya kira apa yang disampaikan sangat padat dan terarah," kata Husain. Ia juga memuji kesiapan administratif Prof. Syaparuddin yang menjadi pendaftar perdana dalam kontestasi ini.
Sebagai informasi, Prof. Syaparuddin merupakan akademisi yang dikenal produktif dalam melakukan penelitian dan aktif menulis di berbagai media massa.
Tahapan penjaringan Rektor IAIN Bone sendiri telah dibuka sejak 6 Januari dan akan berlangsung hingga 20 Januari 2026. Berdasarkan jadwal, panitia akan melakukan verifikasi berkas pada 21–23 Januari, diikuti dengan klarifikasi dokumen administrasi. Hasil verifikasi akhir dan penyerahan dokumen calon kepada Rektor IAIN Bone dijadwalkan terlaksana pada 29 Januari mendatang.