Fakultas Tarbiyah IAIN Bone Gelar PGMI Generation Expo, Pamerkan Tari hingga Kewirausahaan Mahasiswa

Fakultas Tarbiyah IAIN Bone Gelar PGMI Generation Expo, Pamerkan Tari hingga Kewirausahaan Mahasiswa

02 Juli 2026

BONE - Fakultas Tarbiyah IAIN Bone menggelar PGMI Generation Expo Se-Fakultas Tarbiyah pada Kamis (2/7/2026).

Kegiatan berlangsung di pelataran Gedung Akademik dan dibuka oleh Dekan Fakultas Tarbiyah, Dr. Muslihin Sultan.

Kegiatan ini merupakan ujian akhir tiga mata kuliah sekaligus. Mata kuliah Seni Budaya dan Keterampilan 2 diikuti mahasiswa PGMI 1, 2, dan 3 angkatan 2024. Mata kuliah Gerak dan Tari diikuti mahasiswa PIAUD angkatan 2024. Sementara mata kuliah Kewirausahaan diikuti mahasiswa PAI 5 angkatan 2023 dalam bentuk expo.

Mata kuliah tersebut diampu oleh Fitrya Ali Imran. Kegiatan diselenggarakan bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (HMPS PGMI), dalam format pertunjukan dan expo yang juga diisi lomba tari, puisi, olahraga, dan nyanyi solo.

Mengusung tema "Dari Bakat Menjadi Prestasi, dari Kreasi Menjadi Inspirasi", pertunjukan tari menampilkan empat kelompok di setiap kelas dengan tema berbeda, yaitu flora, cerita rakyat, permainan rakyat, dan pendidikan. Sekitar 100 mahasiswa terlibat dalam pertunjukan yang terbagi ke dalam beberapa kelompok tersebut.

Kegiatan yang berlangsung outdoor ini turut dipadati mahasiswa yang menyaksikan jalannya acara.

Fitrya Ali Imran mengatakan kegiatan ini dirancang agar mahasiswa tidak sekadar menuntaskan mata kuliah.

"Melalui seni tari, kewirausahaan dan kompetisi, mahasiswa tidak hanya menyelesaikan mata kuliah tetapi mengasah kreativitas, kerjasama, komunikasi dan kepemimpinan serta jiwa kewirausahaan sebagai bekal menjadi pendiri profesional, inovatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman," ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan expo memberi mahasiswa pengalaman langsung berwirausaha.

"Melalui mata kuliah Kewirausahaan, mahasiswa tidak hanya menciptakan produk secara mandiri, tetapi juga mempraktikkan secara langsung proses berwirausaha melalui kegiatan Expo, mulai dari mempromosikan, menawarkan, hingga melakukan transaksi jual beli. Pengalaman ini menjadi sarana untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan, kreativitas, inovasi, serta kemampuan berkomunikasi dan berinteraksi dengan masyarakat," katanya.

Kembali