PBAK 2026 IAIN Bone Ditutup, Rektor: Meraih Cita-Cita Butuh Perjuangan
05 September 2026
BONE – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone resmi menutup rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun 2026 melalui Sidang Senat Terbuka pada Sabtu (5/9/2026).
Sebanyak 845 mahasiswa baru dinyatakan lulus penuh setelah mengikuti orientasi yang berlangsung selama lima hari sejak 1 September 2026.
Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Steering Committee (SC) Nomor 01/SC-PBAK/IAIN Bone/9/2026 yang dibacakan oleh Koordinator SC, Dr. Sultan Hasanuddin S.Pd.I., M.Pd.I., selain 845 peserta yang lulus penuh, terdapat lima orang dinyatakan lulus bersyarat dan satu peserta tidak lulus.
Ketua Panitia PBAK Sylviah S.HI., M.H. dalam laporannya menyebutkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan yang terdiri atas dua hari pra-PBAK dan tiga hari pelaksanaan utama berjalan dengan baik.
Ia menaruh harapan agar tema PBAK tahun ini, yakni "Membentuk Mahasiswa Berkarakter dan Berintegritas Menuju Kampus yang Berbudi", tidak hanya menjadi slogan, melainkan terpatri sebagai nilai penuntun selama menempuh studi.
Rektor IAIN Bone Prof. Dr. H. Lukman Arake, Lc., M.A. dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada para mahasiswa yang telah dikukuhkan. Mengingat perkuliahan perdana akan langsung dimulai pada Senin pekan depan, Rektor memberi semangat para mahasiswa dengan mengutip falsafah Bugis.
"Ko melo' ki mappi deceng, masussa memeng", ujar Prof. Lukman, yang bermakna bahwa untuk menciptakan sebuah kebaikan senantiasa membutuhkan perjuangan dan kerja keras.
Menurutnya, mahasiswa baru sedang memasuki fase berproses yang menuntut empat kunci utama: kesungguhan, optimisme, kesabaran menempuh proses panjang, serta sinergi dengan para dosen sebagai pendamping akademik.
"Belajarlah dengan baik. Orang yang belajar dengan baik pasti sukses, dan orang yang sukses tidak akan mungkin diabaikan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala. Niatnya harus betul-betul diperbaiki," pesannya.
Selain memotivasi mahasiswa untuk fokus belajar, Rektor juga menegaskan bahwa kampus adalah "rumah bersama". Ia mewajibkan seluruh elemen mahasiswa untuk merasa memiliki dan merawat infrastruktur kampus.
"Semua fasilitas yang ada, apakah yang ada di dalam ruangan ataupun di luar ruangan, mohon dijaga dengan baik dan harus merasa kalau itu adalah milik kita bersama," tegasnya.
Pada acara penutupan tersebut, panitia turut memberikan penghargaan kepada sejumlah peserta dan kelompok melalui SK Nomor 02/SC-PBAK/IAIN Bone/9/2026. Elsa Dipa Ansadilla dari Kelompok 42 dinobatkan sebagai Peserta Terbaik Pertama, disusul oleh Nur Fadilla dan Heril dari Kelompok 22 di posisi kedua dan ketiga.
Kategori Peserta Inspiratif diraih oleh Aqifah Herunnisa dari Prodi PAI dan Adelia Putri dari Prodi Akuntansi Syariah. Sementara itu, Kelompok 33 dikukuhkan sebagai Kelompok Terbaik Pertama, diikuti oleh Kelompok 1 dan Kelompok 20.
(humas/iainbone)